Notebook Kita, Cerita Hidup Kita

 

 

Ada sebuah ungkapan yang luar biasa bagus berbunyi seperti ini…

“You write with your heart, and you rewrite with your head.” Sebuah kutipan dari James Ellison yang artinya “Tulislah dengan
hatimu, lalu perbaiki kemudian melalui pikiranmu.”

Beberapa orang mungkin mengenal kutipan tersebut melalui tokoh William Forrester yang diperankan oleh Sir Sean Connery dalam film Finding Forrester. Memang betul. James Ellison adalah penulis novel Finding Forrester. Kemudian, dalam sebuah adegan di film tersebut, William Forrester berkata “The first key to writing is… to write, not to think!” Hal ini selalu menginspirasi saya.

Sebuah notebook adalah sesuatu yang personal, buku catatan kecil yang selalu kita bawa kemanapun kita pergi, layaknya jurnal harian. Notebook kerap mencerminkan diri kita sendiri. Kita tidak berpura-pura; kita tidak berbohong; kita juga tidak melebih-lebihkan. Segala sesuatunya dalam kadar yang pas. Apa yang dituangkan ke dalam notebook adalah—lazimnya—murni kejujuran dan ketulusan, bukan sesuatu yang semu. Karenanya, notebook boleh jadi merupakan media pertama kita untuk “menulis dengan hati”.

Notebook menyimpan tulisan, guratan dan juga torehan, lebih tepatnya, ide dan curahan, yang merupakan bentuk hakiki dari kreativitas dan spontanitas kita. Setiap tulisan dan gambar yang tergores di dalamnya selalu mengisahkan pengalaman unik yang terjadi. Cerita istimewa yang pada akhirnya turut serta dalam mendefinisikan cerita hidup kita.

Onwards,
Pambudi

 

 



5 Responses to “Notebook Kita, Cerita Hidup Kita”

  1. Ferry says:

    Mau nanya kalo bikin notebook bisa hubungin siapa? Thanks

  2. fadila says:

    Hi,

    Mau tanya apakah masih memproduksi notebook yang ada initial namanya?
    Boleh minta pricelistnya?

    Thanks.
    -dila-

Leave a Reply to Pambudi Yoga